Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Edukasi Sejarah di Jantung Kota Tua, Siswa MI Nihayatul Afkar Jelajahi Bandar Grease

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-04T09:36:43Z


Gresik, Harian Memo,com || Suasana ceria menyelimuti keberangkatan siswa-siswi MI Nihayatul Afkar Tlogo gade, Desa Ngasin, Kecamatan Balongpanggang, yang melakukan kunjungan edukasi ke kawasan heritage Bandar Grease pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Siti Julaeha, S.Pd., dengan tujuan utama memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya lokal kepada para peserta didik sejak dini.


Anak-anak tampak sangat antusias saat menaiki Bus Wisata Bandar Grissee, kendaraan ikonik menyusuri sudut-sudut kota tua Gresik. Sepanjang perjalanan, mereka disuguhi pemandangan bangunan berarsitektur kolonial, Pecinan, dan Kampung Arab yang menjadi saksi bisu kejayaan Pelabuhan Gresik di masa lampau. 


Kunjungan berlanjut ke beberapa titik penting diantarnya :


1. Museum Daerah Sunan Giri : Di sini, para siswa belajar mengenai periodesasi sejarah Gresik dan melihat langsung berbagai koleksi benda bersejarah peninggalan masa penyebaran islam.


2. Pudak Galery : Sebagai pusat UMKM dan ikon wisata kuliner, para siswa diperkenalkan pada produk unggulan daerah, termasuk kue Pudak yang menjadi panganan khas kebanggaan warga Gresik.


3. Waterpark Raya Dewi : Menjadi pelengkap keceriaan anak-anak untuk melepas lelah setelah seharian mengeksplorasi nilai-nilai sejarah kota.


"Kami ingin siswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga merasakan langsung atmosfer sejarah di kota mereka sendiri. Melalui pengalaman wisata sejarah ini, diharapkan tumbuh rasa cinta dan kebanggaan pada tanah kelahiran dalam diri setiap siswa MI Nihayatul Afkar,"Ujar Siti Julaeha.


Tak lupa, Siti Julaeha menyampaikan apresiasi mendalam kepada wali murid yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.


"Terimakasih kepada seluruh wali murid MI Nihayatul Afkar yang telah mempercayakan putra- putrinya dalam kegiatan ini. Dukungan Bapak ibu sangat berarti dalam membantu kami membentuk karakter anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki wawasan budaya yang luas." Ungkapnya. 


Harapan kami, sepulang dari sini anak - anak membawa bekal cerita dan kebanggaan. Semoga identitas sebagai warga Gresik yang kaya akan sejarah dapat motivasi mereka untuk terus menjaga dan melestarikan  warisan leluhur ini hingga masa depan nanti."Pungkasnya.

(Dhewo)