Surabaya,HarianMemo.com ||- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, DPC Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQI ), Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Fatayat NU, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakal Kota Surabaya menggelar Tabligh Akbar dan Silaturahmi Santri di lapangan Benowo Krajan Minggu (1/11/2026).
Acara yang dihadiri ratusan santri, jamaah NU, pengurus pondok pesantren Al-Qur'an se-Pakal ini menghadirkan pembicara *Ustad Hassanudin dari Surabaya*. Dalam tausiyahnya, Ustad Hassanudin mengajak santri untuk memperkuat iman, memperdalam ilmu, dan meneguhkan semangat kebangsaan dalam menjaga keutuhan NKRI.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi lintas Badan Otonom (Banom) NU di wilayah Pakal untuk menunjukkan santri yang inklusif, moderat, dan berdaya.
Pernyataan Ketua FKPQI Pakal, Ustadz Fahrurozi:"Saya sebagai pengurus FKPQI yang baru mengedepankan transparansi dan menaungi lembaga-lembaga yang di bawah naungan FKPQI. Mohon dukungan dan serta keterbukaan serta kritik serta saran apabila ada ketidakselarasan dan pembelokan dari jabatan sebagai ketua karena saya akan mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Abdul Azis selaku ketua MWCNU Pakal menyampaikan Bahwa Santri mampu berolah hati mampu bersifat jujur, dalam menyongsong masa depan dari semua bidang. Santri mampu menjaga negri tercinta, berjuang dan menjaga serta mengamalkan Alquran. Ilmu adalah senjata dan santri adalah pendekarnya."tandasnya
Rangkaian Kegiatan:
- FKPQI Pakal : Konsolidasi pengurus baru periode 2026-2030, fokus transparansi dan pembinaan Ponpes Qur'an
- *GP Ansor:* Pengamanan acara, apel santri, dan pawai kebangsaan shalawat bersama
Ketua panitia menyampaikan, Tabligh Akbar ini bukan hanya seremonial, tapi peneguhan peran santri sebagai penjaga moral bangsa dan pengamal Al-Qur'an di tengah tantangan zaman.(*)
