Tuban, Harian Memo - Jumat 29/08/3025-Fenomena mahalnya harga pupuk subsidi yang melambung tinggi melampaui Harga Ecer Tertinggi( HET) yang hampir menyeluruh di Kabupaten Tuban tepatnya di Desa Wukirharjo Kecamatan Parengan membuat masyarakat yang berprofesi sebagai petani semakin kelimpungan.
Pasalnya dari data yang berhasil di himpun oleh awak media Krindomemo.com di lapangan, hampir di seluruh Kabupaten Tuban seperti di kecamatan Parengan, para pemilik kios pupuk subsidi diduga dengan seenak jidatnya menaikan harga pupuk subsidi.
Dengan harga melambung tinggi melampaui Harga Ecer Tertinggi(HET) yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah, Pupuk Urea dengan harga Rp 2.250 per Kg dan Pupuk NPK dengan Harga 2.300 per Kg Atau dengan Harga Pupuk Urea Rp 112.500 dan NPK Rp 115.000 per 50 Kg.
Berbekal informasi dari masyarakat tersebut, kemudian awak media adakan wawancara dengan warga Desa Wukirharjo sebut saja TR kepada awak media TR Mengatakan", kalau harga pupuk subsidi di sini bervariasi pak.
Harga rata rata baik di kios maupun di Poktan rata rata Rp 270.000 sampai dengan harga Rp 300.000 Perpaket pupuk Urea 50 kg dan NPK 50 kg. Sebenarnya kami sebagai petani sangat keberatan pak dengan harga segitu tapi ya mau gimana lagi pungkas TR
Kendati demikian kami sebagai masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum(APH) dan dinas terkait untuk segera turun ke lapangan untuk mengecek harga pupuk subsidi di kios kios maupun Poktan, dan apabila terindikasi memanipulasi harga pupuk subsidi atau menjual pupuk subsidi dengan di atas Harga Ecer Tertinggi (HET) untuk segera menindak tegas sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia biar ada efek jera.
Terpisah kemudian awak media menghubungi Pemilik kios pupuk di Desa Wukirharjo sebut saja YD melalui pesan singkat via WhatsApp Mengatakan", semua informasi tersebut tidak benar kami dari pihak kios menjual pupuk sudah sesuai Harga Ecer Tertinggi( HET) kilah YD kepada awak media krindomemo.com.(Bersambung)
Pewarta Gondrong.