Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polres Gresik Berhasil Ungkap Kasus Penyerangan dan Pengeroyokan di SDN Sawo, Pengurus IKS.PI Apresiasi Kinerja Kepolisian

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-31T23:33:56Z


Gresik ,HarianMemo com || – Kasus penyerangan dan pengeroyokan yang terjadi di lingkungan SDN Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Jumat dini hari (09/05/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, kini mulai menemukan titik terang setelah jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap kasus tersebut dan menetapkan sejumlah tersangka.


Peristiwa bermula ketika warga Perguruan IKS.PI Kera Sakti tengah melaksanakan latihan rutin di SDN Sawo. Namun secara tiba-tiba, puluhan Gangster Kampungan dari perguruan silat lain diduga datang dan melakukan penyerangan terhadap lokasi latihan.


Berdasarkan keterangan yang diperoleh, para pelaku menyerbu area latihan dengan membawa berbagai benda yang diduga digunakan untuk melakukan kekerasan. Sebagian pelaku diduga membawa senjata tajam, sementara lainnya membawa benda tumpul berupa balok kayu.


Tidak hanya melakukan pengeroyokan terhadap peserta latihan, para pelaku juga diduga melakukan perusakan terhadap sejumlah fasilitas. Beberapa sepeda motor mengalami kerusakan, kaca bangunan SDN Sawo pecah akibat lemparan batu, serta pagar sekolah turut mengalami kerusakan sebelum para pelaku meninggalkan lokasi kejadian.


Akibat kejadian tersebut, sedikitnya dua orang menjadi korban dan mengalami luka serius. Korban berinisial *S* mengalami luka berat pada bagian kepala akibat pukulan benda tumpul yang diduga berupa balok kayu. Sementara korban berinisial *M* mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian tangan dan kaki sehingga harus mendapatkan perawatan medis.


Atas peristiwa tersebut, korban telah melaporkan kejadian ke Polres Gresik sebagaimana tertuang dalam *Laporan Polisi Nomor: LP/B/109/V/2026/SPKT/POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 10 Mei 2026*.


Dalam proses penanganan perkara ini, para korban mendapat pendampingan dari *Wakil Ketua Cabang (Wakacab) IKS.PI Kera Sakti Cabang Gresik, H. Tito Kadar Isman, S.Psi., S.Pd., M.Si., C.Ht.,* dan *Kepala Bidang Hukum (Kabid Hukum) IKS.PI Kera Sakti Cabang Gresik, Kresna Yudha Pati, S.H., CLA., C.Md.*


H. Tito Kadar Isman menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Gresik yang dinilai telah bekerja secara cepat dan profesional dalam menangani perkara tersebut hingga berhasil mengungkap kasus dan menetapkan tersangka.


_“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Gresik beserta seluruh jajaran penyidik yang telah bekerja keras mengusut kasus ini. Langkah cepat yang dilakukan kepolisian menunjukkan komitmen dalam memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat, khususnya para korban."_ ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Kresna Yudha Pati menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga perkara tersebut dinyatakan selesai baik secara hukum maupun secara kekeluargaan.


_“Kami percaya bahwa Polres Gresik akan menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan,”_ tegasnya.


Lebih lanjut, *PLT Ketua IKS.PI KERA SAKTI Cabang Gresik, Eko Andri Nugroho, S.H* juga mengimbau seluruh warga IKS.PI Kera Sakti Cabang Gresik agar tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memicu konflik maupun tindakan balasan.


_“Kami mengimbau seluruh warga IKS.PI Kera Sakti, khususnya di Kabupaten Gresik, untuk tetap menjaga kondusivitas, menahan diri, dan tidak terpancing provokasi dalam bentuk apa pun. Percayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum agar proses hukum dapat berjalan dengan baik dan memberikan keadilan bagi para korban."_ pungkas Eko Andri Nugroho.


Dengan terungkapnya kasus tersebut, diharapkan proses hukum dapat berjalan secara transparan, profesional, dan berkeadilan, sehingga memberikan kepastian hukum bagi para korban serta menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.(*)