Surabaya, HarianMemo.com || - Di penghujung tahun 2025 daya beli masyarakat masih melemah meskipun kondisi bahan pokok seperti sayur-sayuran relatif stabil. Pedagang masih seperti biasa tidak ada lonjakan signifikan terhadap penambahan dagangannya.
Harga tomat stabil, Lombok turun harga masih ditingkat kewajaran dan wortel masih stabil sedangkan bawang merah juga mengalami penurunan harga
Salah satu pedangan di pasar tradisional surabaya berharap kepada pemerintah untuk bisa mengairahkan pembeli kembali ke pasar tradisional bukan pasar modern.
Ekonomi rakyat adalah ekonomi pasar, Oleh karena itu kewajiban pemerintah adalah memberikan solusi yang terbaik atau trobosan Bru supaya pembeli di pasar tradisional kembali bergeliat.
Junaidi pengamat ekonomi kerakyatan megungkapkan kepada media bahwa sebenarnya pemerintah itu mudah dalam memberikan terobosan kepada masyarakat khususnya pedagang yang ada di pasar-pasar manapun berada, Jurus jitunya yaitu sebuah anjuran pimpinan daerah menganjurkan atau mengajak seluruh ASN untuk kembali belanja di pasar - pasar terdekat dan itu anjuran bersifat harus."tandasnya
Dengan demikian secara otomatis pergerakan ekonomi rakyat bisa di rasakan oleh masyarakat secara langsung, Coba lihat sekarang tumbuh banyaknya market yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok juga kebutuhan dapur.dan itu semua di kuasai oleh kapitalis artinya investor yang berduit."pungkas Junaidi.(Selasa 29/12/2025)
Ekonomi rakyat ini menurut saya harus di gelorakan sehingga bisa mencapai segala lapisan masyarakat, Ekonomi rakyat adalah berkembangnya data beli masyarakat di pasar bukan di mall market."tandas Junaidi
Segala profesi masyarakat ada di pasar seperti halnya : Tukang Gojek bisa kembali berdaya, Bentor atau Becak akan optimal dan begitu juga tukang panggul. Oleh karena itu kami mendorong pemerintah untuk bisa menggeliatkan ekonomi rakyat atau ekonomi pasar-pasar dimanapun saja."tutur Junaidi pengamat ekonomi.
Turunnya data beli akhir tahun 202t ini bisa saja di sebabkan oleh faktor pola hidup masyarakat menengah ke atas yaitu untuk meluangkan waktu liburan untuk rekreasi atau membelanjakan keperluan liburan.(*/W)
