Gresik, HarianMemo.com || - Miris minimnya pengawasan pelaksanaan proyek rehabilitasi ruang kelas UPT SDN 214 Gresik (SDN Beton - Menganti) yang menyedot anggaran APBD 2026. Pasalnya dalam pelaksanaan proses pembangunan pekerjanya dibiarkan tidak pakai APD (Alat Pelindung Diri) meskipun sudah disediakan.
Begitu investigasi mendadak oleh media HarianMemo.com sebagai kontrol sosial baru seorang pelaksana dari CV tersebut memerintahkan pekerjanya menggunankan APD.
Hal ini tidak patut di contoh bagi pemenang tender yang lainnya baik itu PT/CV yang mau melaksanakan kegiatan proyek pemerintah.
Nilai kontrak pagu tender lumayan besar kisaran empat ratus juta lebih atau persisnya 409.623.922,42 (terlampir dalam papan informasi yang terpasang).
Pelaksana yang Engan disebut identitasnya dilapangan tak bisa menjawab atau terdiam saat di tanya oleh media, Ketika semua pekerjanya yang tidak menggunakan APD saat bekerja.
Alat pelindung diri (APD) merupakan bagian yang terpenting daripada keselamatan pelaksanaan pembangunan proyek pemerintah, Karena syarat utama daripada melindungi pekerja dari kecelakaan kerja
Hingga berita diturunkan ini, Pihak OPD atau dinas terkait sebagai pemberi kerja kepada pihak ketiga harus proaktif dalam melakukan monitoring. Keselamatan kerja merupakan hal yang sangat penting untuk melindungi pekerja.(Dw)
